Rabu, 14 Oktober 2015

Bangkitnya Nafsu Asmara


 Bangkitnya Nafsu Asmara

 Bangkitnya Nafsu Asmara


Namaku Mifta. Aku adalah seorang janda, umurku saat ini 30 tahun kurang 2 bulan. Aku akan menceritakan pengalamanku, yang tiada siapa pun yang tahu, hanya pada pembacalah aku bagi kisahku ini.

*****

Enam tahun yang lalu aku resmi bercerai dengan suamiku, karena dia tak bertanggung jawab dan berpaling pada wanita lain. Kalau kuingat saat itu, betapa hatiku terasa hancur berkeping. Setelah mengetahui kalau suamiku tak setia dan main gila dengan wanita lain di belakangku.

Semenjak aku menjanda, aku tak mau berkenalan dengan lelaki manapun, karena aku takut jatuh hati dan hal yang telah aku alami terulang lagi. Karena kupikir setiap lelaki itu sama saja, suka menyakiti perasaan wanita yang begitu lembut, dan suka meremehkan wanita.

Akhirnya aku sangat benci pada setiap lelaki. Aku tutup pintu hatiku untuk setiap lelaki yang menaruh hati padaku. Bahkan boleh dikatakan rasa cintaku sudah mati dan kukubur dalam dalam. Hal seperti itu sampai berlangsung lima tahun. Sampai akhirnya, aku mengenal seorang lelaki keturunan India, Roy namanya.

Tiga tahun lamanya sudah aku mengenal dia, tapi hanya sebatas kenal saja. Aku sangat kagum dengan penampilannya. Setiap gerak gerik dan segala tingkah lakunya sungguh membuatku ingin mengenalnya lebih jauh lagi. Kejujuran dan tingkah lakunya yang sopan dan juga tutur sapanya yang lembut sungguh membuatku semakin kagum padanya.

Lama kelamaan seperti ada perasaan yang lain di hatiku. Seakan-akan ada bara asmara yang timbul di hatiku. Perasaan asmara yang sekian lama mati kini perlahan-lahan mulai bangkit kembali. Apabila aku sedang melihat Roy, hatiku terasa begitu syahdu, dan kalau lama tak melihat dia hatiku terasa sangat rindu.

Aku sangat heran, kenapa bisa jadi begini. Aku sudah berusaha membuang perasaan asmaraku pada Roy, tapi aku tak mampu. Kebaikan dan kejujuran Roy telah mampu membangkitkan asmaraku yang telah sekian lama mati. Lama kelamaan benih-benih asmara di hatiku tumbuh dengan suburnya, sehingga aku tak mampu membendungnya lagi.

"Apakah Roy juga merasakan seperti yang aku rasakan?", batinku bertanya tanya.

Akhirnya kuputuskan untuk mengirimikan email padanya. Ternyata emailku mendapat jawaban seperti yang aku harapkan. Aku gembira sekali karena aku mendapatkan tanda lampu hijau. Sungguh aku tak menyangka messageku mendapat sambutan hangat. Maka di setiap kesempatan aku selalu saling berkirim email dengan Roy. Kata-kata manis dan mesra juga kata-kata asmara dan hasrat selalu kubaca di mailbox-ku. Perkataan cumbu rayu saling membalas.

Sampai suatu hari di rumah Roy, tepatnya di Hayes, keadaan di rumahnya sangat sepi dan sunyi. Hanya aku dan Roy saja. Saat itu pukul sepuluh pagi. Aku dan Roy berada di ruang tamu. Kami berdua mengobrol ngalor ngidul dan akhirnya Roy memasukkan DVD. Dia memasukkan film porno yang berjudul 'Ice Woman'.

Aku duduk di karpet dekat Roy, sambil menyaksikan permainan di layar televisi. Setelah kurang lebih sepuluh menit film berputar, aku melihat duduk Roy mulai gelisah. Aku merapatkan dudukku ke Roy. Kini aku dan dia duduk sangat rapat, dan sekarang tangan Roy mulai nakal, jari-jarinya mulai merayap ke dadaku dan akhirnya menyusup ke balik bajuku, kemudian menyusup ke dalam BH-ku mencari puting payadaraku.

"Mifta, sudah lama aku ingin bercinta denganmu sayang?" katanya penuh nafsu.
"Aku juga Roy" kataku.
"Mifta sayang, bolehkah aku minta tubuhmu sekarang?" katanya.
"Tentu saja Roy, aku kan juga menginginkan kamu?" jawabku.
"Aku buka pakaianku ya?" katanya.
"Baiklah sayang" kataku.

Kemudian Roy melepaskan pakaiannya satu persatu termasuk CD-nya, sehingga dia kini sudah telanjang bulat. Betapa mataku sangat terbelalak ketika melihat kontol Roy yang sudah berdiri dengan gagahnya dan juga sangat besar. Bulu kudukku merinding takut, melihat besarnya kontol Roy itu. Dan aku tertegun sejenak.

"Ada apa mifta?" katanya.
"Tidak ada apa apa" jawabku gugup.
"Aku buka pakaian kamu ya?" katanya.
"Silakan sayang" kataku.

Kemudian Roy melepaskan pakaianku satu persatu, termasuk BH dan CD-ku, sehingga aku sekarang telah betul-betul bugil. Tangan kanan Roy terus mempermainkan puting payudaraku, sedangkan tangan kanannya mempermainkan klitorisku. Lidah Roy tak tinggal diam, dia terus beraksi menjilati leherku dengan sangat lihai sekali. Aku tak tinggal diam, tanganku melingkari kontol Roy yang besar dan mengocoknya. Tangan Roy terus menggelitik klitorisku, sehingga membuat aku menggelinjang keenakan.

"Terus.. Roy, ee.. nak.. sekali rasanya Roy," kataku tak karuan.
"Kocokanmu juga enak Mifta," katanya juga.

Rasa geli dan nikmat yang kurasakan betul betul membuatku tak tahan.

"Roy, masukkan sekarang ya? Aku sudah tak tahan?" pintaku.
"Baiklah Mifta, aku juga sudah tak tahan." katanya.

Kemudian kontol Roy diarahkannya ke memekku, tanganku membimbingnya supaya tak meleset. Sedikit demi sedikit Roy menekan kontolnya ke memekku. Rasanya sedikit sakit, tapi bercampur nikmat.

"Mifta, memekmu sangat seret dan enak sekali!" katanya.
"Apa betul Roy?" kataku. Memang memekku terlalu kecil untuk ukuran kontol Roy yang besar itu. Sungguh aku tak menyangka memekku yang kecil mampu menampung kontol Roy yang begitu besar.

Setelah kontol Roy masuk semuanya, Roy mulai menggenjotnya perlahan-lahan. Aku pun ikut menggoyangkan pantatku seirama dengan gerakan Roy. Kadang kadang aku memutar pantatku sehingga rasanya lebih nikmat menurut Roy. Rasa enak dan nikmat yang kami rasakan sungguh tiada bandingannya. Sedikit demi sedikit Roy mempercepat gerakannya dan nafasnya mulai terengah-engah tak teratur. Aku pun tak tinggal diam, kuangkat pinggulku supaya kontol Roy dapat masuk lebih dalam.

"Mifta, aku tak tahan dan mau keluar," katanya.
"Sebentar ya? Aku juga mau sampai," kataku. Kemudian kami saling berpacu dan akhirnya..
"Mifta, aku keluar," katanya.
"Aku juga, kita keluarkan sama sama ya?" pintaku.
"Kamu siap?" tanyanya.
"Ya, aku siap," jawabku.

Lalu akhirnya kami sama sama mencapai nikmat yang selama ini belum pernah kami rasakan. Kami berdua sama-sama lemas, seakan kehabisan tenaga. Lalu kami beristirahat sejenak, baru kemudian tangan Roy mulai nakal lagi. Dia mulai mempermainkan putingku sehingga nafsuku kembali bergairah. Bibir kami kembali berpadu, dan tangan kami sama sama liar. Kontol Roy sudah berdiri tegak lagi bagai pentungan yang siap memukul mangsa.

"Mifta, aku mau lagi sayang?" pintanya.
"Aku juga Roy," jawabku setuju.

Roy kembali mengarahkan kontolnya ke memekku lagi. Tanganku kembali membantunya supaya lebih mudah masuk. Setelah kontol Roy betul betul masuk, Roy mulai menggenjotnya. Kali ini genjotan Roy lebih bersemangat. Setelah sepuluh menit Roy menggenjot kontolnya, Roy membalikkan tubuhku.

"Ganti posisi ya Mifta? Aku sedikit letih." katanya.
"Baiklah Roy, aku bersedia," jawabku. Kemudian aku menggerakkan pinggulku ke atas dan ke bawah, kadang kadang kuputar-putar.
"Aauuhh.. Mifta.. Enak.. Sekali," kata Roy.

Aku terus menggoyangkan pinggulku ke atas dan ke bawah tanpa menghiraukan racauan Roy. Kali ini kami berdua sama-sama bertahan lebih lama. Setelah aku letih berada di atas, kini kami mengubah style.

"Mifta, style doggy ya?" pintanya.
"Baiklah, kalau itu yang kamu mau mari kita coba," jawabku.

Kami melakukan gaya doggy, ternyata gaya ini rasanya sangat enak dan nikmat sekali. Dulu aku tak pernah melakukan gaya seperti ini. Roy terus menggenjot kontolnya dengan begitu bersemangat.

"Roy, kontol kamu enak sekali," kataku.
"Apa benar Mifta?" jawabnya.
"Memang ini benar, dan aku tak bohong," jawabku.

Rasa nikmat yang kurasakan semakin memuncak. Genjotan Roy pun semakin tak karuan, sekarang gerakan Roy sudah mulai cepat. Aku pun menggerakkan pinggulku seirama dengan gerakan Roy. Akhirnya Roy mencabut kontolnya dari memekku, dan memintaku telentang. Setelah aku telentang, Roy naik ke atasku dan kembali memasukkan kontolnya ke memekku dan menggenjotnya. Kini genjotan Roy semakin mantap dan terasa sangat dalam dan sangat enak sekali. Roy mempercepat gerakannya.

"Mifta, aku mau sampai," katanya.
"Aku juga Roy," jawabku. Kami berdua berpacu dalam nikmat, dan akhirnya..
"Aku keluar lagi sayang," katanya.
"Aku juga Roy," jawabku.

Akhirnya kami berdua sama sama mencapai puncak kenikmatan dan keluarlah lahar dari kontol Roy juga dari memekku. Dan kami berdua sama-sama lemas dan terkulai di atas karpet. Setelah kami melepas lelah, kami pergi mandi supaya badan kami nampak segar. Sehabis mandi, kami berdua duduk-duduk di sofa sambil berbincang.

"Mifta, kalau kapan kapan kamu mau, bilang saja ya?" kata Roy.
"Memangnya kamu mau lagi?" kataku.
"Ya pastilah! Siapa yang mau mau nolak nikmatnya memek kamu yang seret itu?" katanya.
"OK, kalau aku mau, aku akan beritahu kamu" jawabku.

Akhirnya setiap ada kesempatan selalu kupergunakan untuk bercinta dengan Roy. Kadang kadang seminggu sekali dan kadang kadang lima hari sekali, aku bermain cinta dengannya. Hal tersebut sampai sekarang masih tetap berlanjut.

*****

Begitulah para pembaca, kejujuran dan kelembutan perkataan Roy, mampu membangkitkan hasrat asmaraku yang selama ini hampir musnah. Bahkan sudah hampir mati.

Buat Roy, kalau kamu kebetulan sedang membaca ceritaku ini, semoga kamu mengetahui betapa aku sangat cinta kamu, tapi aku tak pernah mengatakannya padamu, karena itu tidak mungkin. Dan betapa aku selalu merindukanmu Roy! Roy, bacalah ceritaku ini sambil hayatilah isinya. Dan baru kemudian kamu akan tahu isi yang terkandung di dalamnya.













Cukup Sekian....

Sabtu, 27 Juni 2015

GAME CASINO TOGELTOP

Add caption



SELAIN PERMAINAN TEBAK ANGKA TOGELTOP JUGA MENYEDIAKAN GAME GAME CASINO SEPERTI BACCARAT ROLLLETE DAN LAIN UTK KETERANGAN SELANJUTANYA SILAKAN KUNJUNGIN LINK KAMI http://togelltop.blogspot.com/2015/02/game-casino-togel-top.html



UTK BUKU MIMPI SILAKAN KLIK LINK DIBAWAHN INI :
http://togelltop.blogspot.com/search?updated-max=2015-06-20T15:00:00%2B07:00&max-results=7

Kamis, 25 Juni 2015

BUKU MIMPI 2D

Add caption


Add caption

BUKU MIMPI TOGEL 2D DAN PELARIAN
01 = 05 – 95 – 12 – 45Setan – Bandeng – OborJambu Mente – Tangan – Bacang – Betara KalaAngka Pelarian = 95 <=> Gaya Baru = 99

02 = 16 – 53 – 09 – 35Sarjana – Bekicot – Loncat TinggiWortel – Sandal – Jangkar – Betara BrahmaAngka Pelarian = 79 <=> Gaya Baru = 77

03= 32 – 52 – 85 – 25Orang Mati – Angsa – Lompat GalahSawi – Kaki – Cemburu – SubaliAngka Pelarian = 46 <=> Gaya Baru = 28

04 = 12 – 65 – 05 – 15Kwan Im – Merak – Lompat JauhKangkung – Balon – Petai – Dewi RatihAngka Pelarian = 52 <=> Gaya Baru = 88

05 = 01 – 89 – 10 – 39Kepala Rampok – Singa – Loncat Indah – MericaKayu Manis – Kereta Api – Jemur Baju – Garu LangitAngka Pelarian = 17 <=> Gaya Baru = 32

06 = 20 – 91 – 51 – 41Dewi Bulan – Kelinci – RenangKapas – Boneka – Bantuan – Dewi SriAngka Pelarian = 64 <=> Gaya Baru = 85

07 = 24 – 58 – 57 – 08Pelayan – Babi – Perahu LayarBawang – Pancing – Arang – SulatriAngka Pelarian = 76 <=> Gaya Baru = 34

08 = 17 – 57 – 04 – 07Maling Kecil – Macan – Motor BoatKecubung – Pasar – Daun Sop – TalamariaAngka Pelarian = 20 <=> Gaya Baru = 40

09 = 33 – 87 – 88 – 37Jendral – Kerbau – MendayungKates (Pepaya) – Jala – Gadis – BimaAngka Pelarian = 24 <=> Gaya Baru = 75

10 = 18 – 82 – 03 – 32Kelenteng – Kelabang/Lipan – MenyelamKelapa – Bir – Rileks – Sang PamujiAngka Pelarian = 36 <=> Gaya Baru = 00

11 = 15 – 77 – 02 – 27Menteri Serakah – Anjing – Lari CepatKipas – Sapu – Kerudung – SengkuniAngka Pelarian = 81 <=> Gaya Baru = 71

12 = 04 – 69 – 17 – 19Penasehat Perang – Kuda – Lari GawangLemon – Bola Lampu – Luku – WibisanaAngka Pelarian = 90 <=> Gaya Baru = 16

13= 14 – 79 – 07 – 29Penjaga Pintu – Gajah – Lari EstafetKipas Angin – Keris – PrabukesaAngka Pelarian = 21 <=> Gaya Baru = 27

14 = 13 – 96 – 08 – 46Potong Babi – Onta – Tolak PeluruJembatan – Spet (Suntikan) – Jaya LangsuanAngka Pelarian = 59 <=> Gaya Baru = 39

15 = 11 – 54 – 00 – 04Hakim – Tikus – Lempar MartilKantor Pos – Sekrup – Karantina – KresnaAngka Pelarian = 82 <=> Gaya Baru = 26

16 = 02 – 74 – 15 – 24Orang Sakit Gudig – Tawon – Lempar CakramSurat – Nanas – JembawanAngka Pelarian = 48 <=> Gaya Baru = 12

17 = 08 – 88 – 13 – 38Pemadat – Bangau – Lempar LembingDurian – Telepon – Buto TerongAngka Pelarian = 05 <=> Gaya Baru = 25

18 = 10 – 78 – 01 – 28Kas Uang – Kucing – Polo AirLombok – Kantor Polisi – BismaAngka Pelarian = 56 <=> Gaya Baru = 68

19 = 27 – 62 – 54 – 12Wanita Panggilan – Kupu Kupu – SepakbolaSrikaya – Ban Sepeda – BanowatiAngka Pelarian = 45 <=> Gaya Baru = 46

20 = 06 – 72 – 19 – 22Istri Sejati – Lalat – VolleyballPalu – Ban Mobil – SetiawatiAngka Pelarian = 08 <=> Gaya Baru = 50

21 = 22 – 93 – 55 – 43Pelacur – Walet – BulutangkisPermen – Kapak – LesmanawatiAngka Pelarian = 13 <=> Gaya Baru = 51

22 = 21 – 70 – 50 – 20Peti Mati – Capung – Tenis – TerongHarmonika – Arjuna dan SembadraAngka Pelarian = 93 <=> Gaya Baru = 72

23 = 30 – 84 – 81 – 34Setan Gantung – Kera – Bola BasketPisang – Piano – WilkampanaAngka Pelarian = 91 <=> Gaya Baru = 53

24 = 07 – 66 – 14 – 16Sumber Air – Katak – Tenis MejaSikat Gigi – Padi – Dewa RuciAngka Pelarian = 09 <=> Gaya Baru = 31

25 = 35 – 85 – 82 – 03Menantu Raja – Rajawali – BaseballJagung – Tapal Gigi – Kangsa DewaAngka Pelarian = 98 <=> Gaya Baru = 71

26 = 31 – 90 – 80 – 40Raja – Naga – Hockey – Uang LogamGanggang – Mesin Jahit – SamiajiAngka Pelarian = 77 <=> Gaya Baru = 15

27 = 19 – 61 – 06 – 11Wanita Cantik – Kura Kura – Bola SodokSabun Bubuk – Otak – Dewi SuprabaAngka Pelarian = 66 <=> Gaya Baru = 13

28 = 29 – 68 – 56 – 18Pencari Kayu – Ayam – MenembakTomat – Jarum – NakulaAngka Pelarian = 41 <=> Gaya Baru = 03

29 = 28 – 63 – 53 – 13Pendeta Sakti – Belut – PanahanKursi – Koran – Uang Perak – SidiwacanaAngka Pelarian = 37 <=> Gaya Baru = 59

30 = 23 – 99 – 58 – 49Nelayan – Ikan Mas – Angkat BesiBelimbing – WC – NagatatmalaAngka Pelarian = 44 <=> Gaya Baru = 93

31 = 26 – 94 – 59 – 44Anggota Kelamin – Udang – SenamCacing Pita – Sangkar Burung – Yuyu RumpungAngka Pelarian = 99 <=> Gaya Baru = 24

32 = 03 – 60 – 18 – 10Ahli Nujum – Ular – YudoKamar Mandi – Tali – AbiyasaAngka Pelarian = 57 <=> Gaya Baru = 05

33 = 09 – 86 – 16 – 36Pengemis – Laba Laba – GulatGigi – Sabun – PetrukAngka Pelarian = 68 <=> Gaya Baru = 58

34 = 36 – 73 – 89 – 23Orang Buta – Rusa – SilatJamu – Paru Paru – DestarataAngka Pelarian = 47 <=> Gaya Baru = 07

35 = 25 – 75 – 52 – 02Wanita – Kambing – TinjuLambung – Jalan Jalan – DrupadiAngka Pelarian = 50 <=> Gaya Baru = 60

36 = 34 – 83 – 87 – 33Pendeta Wanita – Musang – Balap SepedaManggis – Rumah Obat – SayemprabaAngka Pelarian = 10 <=> Gaya Baru = 87

37 = 38 – 59 – 83 – 09Orang Bongkok – Ikan Gabus – Balap MobilAnggur – Beha – Truk – GarengAngka Pelarian = 29 <=> Gaya Baru = 98

38 = 37 – 67 – 84 – 17Putri Raja – Cendrawasih – Balap Sepeda MotorEngsel – Drum/Tong – Hamil – UntariAngka Pelarian = 69 <=> Gaya Baru = 64

39 = 44 – 55 – 77 – 05Kekasih – Kalajengking – Balap KudaTopi – Bemo – NarasumaAngka Pelarian = 84 <=> Gaya Baru = 14

40 = 43 – 76 – 78 – 26Penolong – Gelatik – GolfTang – Peci – WiduraAngka Pelarian = 49 <=> Gaya Baru = 08

41 = 49 – 56 – 76 – 06Pahlawan – Kepiting – Lompat KudaLilin – Sabuk – WarsayaAngka Pelarian = 28 <=> Gaya Baru = 49

42 = 45 – 97 – 72 – 47Jejaka Tua – Buaya – Gerak JalanCatur – Dokter – Lesmana WidaktaAngka Pelarian = 72 <=> Gaya Baru = 95

43 = 40 – 71 – 41– 21Janda Muda – Ikan Suro – AnggarMawar – Grendel – SumbadraAngka Pelarian = 58 <=> Gaya Baru = 90

44 = 39 – 81 – 86 – 31Berandal – Badak – Ski AirSeruling – Sisir – CitraksaAngka Pelarian = 30 <=> Gaya Baru = 70

45 = 42 – 51 – 75 – 01Pengembara – Banteng – Terbang LayangKendi – Tas – RamaAngka Pelarian = 19 <=> Gaya Baru = 65

46 = 48 – 64 – 73 – 14Nenek Moyang – Orang Utan – Terjun BebasSikat – Toko – Hyang WenangAngka Pelarian = 03 <=> Gaya Baru = 19

47 = 50 – 92 – 21 – 42Bencong – Zebra – Upacara BenderaTangga – Hotel – StunaAngka Pelarian = 34 <=> Gaya Baru = 82

48 = 46 – 00 – 79 – 50Si Ceroboh – Landak – Main CaturGaruk – Gedung Bioskop – DasamukaAngka Pelarian = 16 <=> Gaya Baru = 96

49 = 41 – 80 – 70 – 30Drakula – Kelelawar – Mendaki GunungCetok – Rok – Betari DurgaAngka Pelarian = 40 <=> Gaya Baru = 41

50 = 47 – 98 – 74 – 48Orang Eskimo – Beruang – Pembawa OborPacul – Guru – BagongAngka Pelarian = 35 <=> Gaya Baru = 20

51 = 55 – 45 – 22 – 95Ahli Filsafat – Kerang – PateleleTebu – Celana – NarodoAngka Pelarian = 88 <=> Gaya Baru = 21

52 = 66 – 03 – 99 – 85Raja Laut – Ikan Paus – Main TaliMatahari – Dompet – AntasenaAngka Pelarian = 04 <=> Gaya Baru = 55

53 = 82 – 02 – 35 – 52Penjual Silat – Ikan Duri – AkrobatRambutan – Taxi – AbimanyuAngka Pelarian = 62 <=> Gaya Baru = 23

54 = 62 – 15 – 95 – 65Raja Kera – Ikan Lele – Sepatu RodaKalung – Dokar – Kera HanomanAngka Pelarian = 71 <=> Gaya Baru = 78

55 = 51 – 39 – 20 – 89Pertapa – Kangguru – KastiGelang – Kemaron – Rd SetaAngka Pelarian = 96 <=> Gaya Baru = 52

56 = 70 – 41 – 71 – 91Budak – Ikan Duyung – RingenKenanga – Cikar – LimbukAngka Pelarian = 18 <=> Gaya Baru = 81

57 = 74 – 08 – 47 – 58Anak Sakti – Ulat Sutera – Layang LayangSepatu – Ranjang – GatotkacaAngka Pelarian = 32 <=> Gaya Baru = 80

58 = 67 – 07 – 94 – 57Penari – Cumi Cumi – Main KelerengRumah – Sekolahan – SelirAngka Pelarian = 43 <=> Gaya Baru = 33

59 = 83 – 37 – 38 – 87Putra Raja – Kakak Tua – DakonKedondong – Kaos – Rd LesmanaAngka Pelarian = 14 <=> Gaya Baru = 29

60 = 68 – 32 – 93 – 82Kepala Polisi – Cecak – KarambolDelima – Handuk – SentiyakiAngka Pelarian = 73 <=> Gaya Baru = 35

61 = 65 – 27 – 92 – 77Pedagang – Kecoak – GendonganKacamata – Buku – BaladewaAngka Pelarian = 89 <=> Gaya Baru = 91

62 = 54 – 19 – 27 – 69Pagoda – Walang Kadung – PetanTermos – Selendang Pelangi – Candi Sapta ArgaAngka Pelarian = 53 <=> Gaya Baru = 89

63 = 64 – 29 – 97 – 79Pendekar Wanita – KumbangTreksando – Bantal – Jendela – LarasatiAngka Pelarian = 74 <=> Gaya Baru = 94

64 = 63 – 46 – 98 – 96Dewa Uang – Kuda Laut – BandulanApel – Guling – Betara IndraAngka Pelarian = 06 <=> Gaya Baru = 38

65 = 61 – 04 – 90 – 54Raja Setan – Ikan Hiu – KayangKlompen – Petromak – Kala SrenggiAngka Pelarian = 85 <=> Gaya Baru = 45

66= 52 – 24 – 25 – 74Dewa Bumi – Jerapah – SawatanSukun – Gelas – Anta BogaAngka Pelarian = 27 <=> Gaya Baru = 79

67 = 58 – 38 – 23 – 88Penjual Daging – Burung Onta – EngrangSendok – Korek Api – AbilawaAngka Pelarian = 00 <=> Gaya Baru = 92

68 = 60 – 28 – 91 – 78Pembuat Pedang – Burung Hantu – Panjat PinangPisau – Garpu – CepotAngka Pelarian = 33 <=> Gaya Baru = 18

69 = 77 – 12 – 44 – 62Pencari Jejak – Mimi – EngklehGunting – Gunung – AntarejaAngka Pelarian = 38 <=> Gaya Baru = 83

70 = 56 – 22 – 29 – 72Panglima – Keledai – Tarik TambangLampu Minyak – Rumah Makan – Adipati KarnaAngka Pelarian = 75 <=> Gaya Baru = 44

71 = 72 – 43 – 45 – 93Pemburu – Macan Tutul – Lempar KaretSumur – Baju – PanduAngka Pelarian = 54 <=> Gaya Baru = 11

72 = 71 – 20 – 40 – 70Dewa Langit – Ikan Terbang – Ik OlKran Air – Arloji – Betara GuruAngka Pelarian = 42 <=> Gaya Baru = 22

73 = 80 – 34 – 31 – 84Tuan Tanah – Semut – TulupanAnting Anting – Bintang – DursasanaAngka Pelarian = 60 <=> Gaya Baru = 98

74 = 57 – 16 – 24 – 66Bajak Laut – Pinguin – SetipanGentong – Radio – IndrajitAngka Pelarian = 63 <=> Gaya Baru = 97

75 = 85 – 35 – 32 – 53Suami Istri – Bebek – Balapan LariNangka – Lemari – Ratih dan KamajayaAngka Pelarian = 70 <=> Gaya Baru = 09

76 = 81 – 40 – 30 – 90Jendral Wanita – Nyamuk – TeplekanMata – Timbangan – SrikandiAngka Pelarian = 07 <=> Gaya Baru = 84

77 = 69 – 11 – 96 – 61Walikota – Penyu – BekelCincin – Payung – TogogAngka Pelarian = 26 <=> Gaya Baru = 02

78 = 79 – 18 – 46 – 68Orang Kaya – Ikan Gergaji – Balap BecakSemangka – Wajan – Lesmana MandrakumaraAngka Pelarian = 83 <=> Gaya Baru = 54

79 = 78 – 13 – 43 – 63Jendral Serakah – Orong Orong – OkolJeruk Bali – Kompor – SuyudanaAngka Pelarian = 02 <=> Gaya Baru = 66

80 = 73 – 49 – 48 – 99Kepala Desa – Bajing – ApolloPotlot – Ceret – SemarAngka Pelarian = 97 <=> Gaya Baru = 57

81 = 76 – 44 – 49 – 94Penipu – Kancil – DamdamanHidung – Cangkir – AswatamaAngka Pelarian = 11 <=> Gaya Baru = 56

82 = 53 – 10 – 28 – 60Gembala – Kuda Nil – AsTelinga – Berlian – UdawaAngka Pelarian = 15 <=> Gaya Baru = 47

83 = 59 – 36 – 26 – 86Ibu Suri – Ikan Layur – DaduKumis – Pipa – Dewi KuntiAngka Pelarian = 78 <=> Gaya Baru = 69

84 = 86 – 23 – 39 – 73Budha – Kalkun – Salto – MulutKacang Tanah – BagaspatiAngka Pelarian = 39 <=> Gaya Baru = 76

85 = 75 – 25 – 42 – 52Wanita Sihir – Jangkrik – Latihan HansipTeratai – Pintu – SarpakenakaAngka Pelarian = 56 <=> Gaya Baru = 06

86 = 84 – 33 – 37 – 83Dewa maut – Ikan Sampan – Gerak BadanSalak – Rokok – YamadipatiAngka Pelarian = 92 <=> Gaya Baru = 37

87 = 88 – 09 – 33 – 59Orang Gila – Betet – Kerja BaktiBotol – Toilet – BuriswaraAngka Pelarian = 94 <=> Gaya Baru = 36

88 = 87 – 17 – 34 – 67Dewi Mega – Domba – Balap KarungJeruk Manis – Piring – WilutamaAngka Pelarian = 51 <=> Gaya Baru = 04

89 = 94 – 05 – 67 – 55Pemabuk – Ikan Bendera – SetopanJeruk Keprok – Ember – BomanarakasuraAngka Pelarian = 61 <=> Gaya Baru = 62

90 = 93 – 26 – 68 – 76Tawanan – Trenggiling – Perempatan JalanPil – Sawah – ShintaAngka Pelarian = 12 <=> Gaya Baru = 43

91 = 99 – 06 – 66– 56Siluman Air – Serigala – AmbulansBambu – Toples – WitaksiniAngka Pelarian = 23 <=> Gaya Baru = 61

92 = 95 – 47 – 62 – 97Putri Kipas Besi – Ikan Tengiri – Garis FinishApokat – Sarung – Siti SundariAngka Pelarian = 86 <=> Gaya Baru = 67

93 = 90 – 21 – 61 – 71Penjilat – Babi Hutan – Perahu LayarKaos Kaki – Lapangan – DurnaAngka Pelarian = 22 <=> Gaya Baru = 30

94 = 89 – 31 – 36 – 81Kwan Kong – Ikan Kakap – PemandianJambu – Pen – P.SalyaAngka Pelarian = 87 <=> Gaya Baru = 63

95 = 92 – 01 – 65 – 51Petani – Perkutut – Jalan RayaKunci – Pisau Cukur – IrawanAngka Pelarian = 01 <=> Gaya Baru = 42

96 = 98 – 14 – 63 – 64Prajurit – Ikan Nus – LautMangga – Minyak Angin – CitrayudaAngka Pelarian = 55 <=> Gaya Baru = 48

97 = 00 – 42 – 11 – 92Raksasa – Tokek – Kali BrantasSirsak – Lemari Es – PrahastaAngka Pelarian = 80 <=> Gaya Baru = 74

98 = 96 – 50 – 69 – 00Penjaga Malam – Tongkol – TVLengkeng – Kecelakaan – TrijatiAngka Pelarian = 25 <=> Gaya Baru = 73

99 = 91 – 30 – 60 – 80Hidung Belang – Burung JalakBayi – Kodak – Meja – ArjunaAngka Pelarian = 31 <=> Gaya Baru = 01

00 = 97 – 48 – 64 – 98Penyair – Tapir – SempritanRembulan – Tanggalan – KumbakarnaAngka Pelarian = 67 <=> Gaya Baru = 10

Rabu, 24 Juni 2015

SHIO DAN ANGKA TOGEL



Nama Shio
Angka
Kambing
01,  13,  25,  37,  49,  61,  73,  85, 97
KUDA
02,  14,  26,  38,  50,  62,  74,  86, 98
ULAR
03,  15,  27,  39,  51,  63 , 75,  87, 99
naga
04,  16,  28, 40,  52,  64,  76,  88, 00
KELINCI
05,  17,  29,  41,  53,  65,  77,  89
HARIMAU
06,  18,  30,  42,  54,  66,  78,  90
kebo
07,  19,  31,  43,  55,  67,  79,  91
tikus
08,  20,  32,  44,  56,  68,  80,  92
babi
09,  21,  33,  45,  57,  69,  81,  93
ANJING
10,  22,  34,  46,  58,  70,  82,  94
ayam
11,  23,  35,  47,  59,  71,  83,  95
monyet
12,  24,  36,  48,  60,  72,  84,  96

JALUR 1 = SHIO (1, 4, 7, 10)

JALUR 2 = SHIO (2, 5, 8, 11)

JALUR 3 = SHIO (3, 6, 9, 12)

Add caption

UTK BUKU MIMPI SILAKAN KLIK LINK DIBAWAHN INI :
http://togelltop.blogspot.com/search?updated-max=2015-06-20T15:00:00%2B07:00&max-results=7



PROMO CASHBACK

PROMO CASHBACK TOGELTOP


PROMO INI AKAN BERAKHIR PD TGL 15/7 2015
WWW.TOGELTOP.COM
LINK PENDAFTARAN KLIK : http://www.togeltop.com/register?ref=hoki36

TOGELTOP BO ONLINE TERPERCAYA



██████████████████████████████████████████
LINK ALTERNATIF UNTUK BUKA DI BROWSER / ANDROID ( HP ) :
* http://www.Togeltop.com / * http://www.Togeltop.com/wap
* http://www.Togeltop88.com / * http://www.Togeltop88.com/wap
* http://www.Hebatkeren88.com / * http://www.Hebatkeren.com/wap
( PIN BB : 2996CF72 )
Groups Facebook : Togel Top
██████████████████████████████████████████
** PASARAN 5 TOGELTOP **
* Pasaran Sydney :
{ http://www.sydneypoolstoday.com } Tutup 12:00 – 14:00 Result)
* Pasaran Guyana :
{ http://www.Guyanapools.com } Tutup 13:30 – 14:00 Result
* Pasaran Singapore :
{ http://www.Singaporepools.com.sg } Tutup 17:15 – 17:45 Result
* Pasaran Iceland :
{ http://www.Icelandpools.com } Tutup 20:30 – 21:00 Result
* Pasaran Hongkong :
{ http://www.hongkongpools.com } Tutup 22:00 – 23:00
██████████████████████████████████████████
Support Bank : BCA - BRI - BNI - MANDIRI
MINIMAL DEPOSIT & WITHDRAW : 50.000 ( Fast Process )
- PELAYANAN 24JAM TANPA HENTI UNTUK MEMBERI- RESPON YANG CEPAT , PROFESIONAL & RAMAH OLEH CS KAMI

Add caption